7 Momen Perkembangan Karakter Iron Man Jadi Lebih Baik di MCU

Berawal dari egois, jadi mengorbankan diri untuk orang lain

Tony-Stark.jpg

Tony Stark bisa kita bilang adalah karakter MCU yang paling populer dan disukai oleh banyak orang, entah saat jadi dirinya sendiri atau Iron Man.

Namun Tony Stark bukan pahlawan sejak lahir, ada perkembangan karakter yang ia alami sampai menjadi pahlawan sejati.

Ini momen perkembangan karakter Tony Stark alias Iron Man di MCU!

1. Tony Stark mengubah model bisnis dari Stark Industries setelah dia tahu senjatanya digunakan untuk terorisme

stark industriesMarvel Studios

Sebelum ini semua terjadi, Tony Stark adalah orang kaya yang egois dan menjalani hidup semau dirinya sendiri.

Namun semua berubah setelah dia diculik teroris Ten Rings dan di momen ini juga dia membuat armor Iron Man pertamanya.

Di sini dia tahu kalau senjata Stark Industries digunakan sebagai alat untuk terorisme, dia pun mengubah model bisnis dari Stark Industries, tidak lagi menjual senjata.

Baca Juga: Kenapa Tony Stark Merekrut Spider-Man di Civil War? Ini Alasannya

2. Bekerjasama dalam tim dengan Avengers

the avengers.jpgdok. Marvel Studios/Avengers

Sebelumnya Tony Stark menganggap kalau dia bekerja sendiri maka semua akan mulus, tanpa gangguan, dan seperti yang ia inginkan, dia sangat percaya diri dengan kemampuannya.

Namun dalam pembentukan Avengers, dia harus bekerjasama dengan pahlawan lainnya di grup ini.

Di sini lah Tony Stark mulai bisa menyelesaikan misinya dalam tim, bahkan siap menerima arahan Captain America yang baginya memang kompeten sebagai pemimpin.

3. Serius ke satu wanita saja dan dia adalah Pepper Potts

captiondok. Marvel Studios

Sebelumnya Tony Stark sangat playboy, sudah tidak terhitung wanita yang sudah ia kencani sepanjang hidupnya.

Siapa sangka, cinta sejatinya justru adalah personal asistennya yang bernama Virginia Potts, julukan "Pepper" Tony yang buat sendiri berkaitan dengan semprotan merica yang dibawa Potts.

Perkembangan Tony cukup terasa di sini, di mana dia sudah tidak playboy lagi dan menambatkan hatinya ke Pepper, Pepper adalah yang terakhir dan Tony serius dengannya.

4. PTSD dan ingin aktivitas pahlawan bisa dikendalikan, membuatnya beda pendapat dengan Steve Rogers

civil wardok. Marvel Studios/Captain America: Civil War

Di Iron Man 3, Tony mengalami PTSD atau trauma karena kejadian di akhir Avengers, di mana dia masih tahu kalau ada ancaman lainnya (yang nantinya terbukti benar, ada Thanos).

Selain itu, Tony merasa kalau tindakan mereka para pahlawan harus bisa dikontrol dan dipantau, karena itu dia setuju dengan perjanjian Sokovia.

Di sini dia berbeda pendapat dengan Steve Rogers sehingga menimbulkan konflik Civil War.

5. Mengerti keputusan ayahnya dan dia jadi sosok ayah

captionMorgan Stark di Avengers: Endgame. (Dok. Marvel Studios/Avengers Endgame)

Tony Stark menjadi sosok mentor dan di titik tertentu seperti ayah bagi Peter Parker alias Spider-Man.

Selain itu, Tony Stark sendiri punya anak yaitu Morgan Stark bersama dengan Pepper, setelah lima tahun Thanos menyerang.

Tony juga sudah mengerti keputusan ayahnya yang sejak lama membuatnya tidak nyaman ada di bawah bayang-bayang Howard Stark. Dia berdamai dengan masa lalu dengan ayahnya dan dia menjadi sosok ayah juga.

6. Berdamai dengan konflik di masa lalu untuk menyelesaikan konflik bersama

Tony Stark dan Steve Rogers, dua orang yang pernah jadi pemimpin AvengersTony Stark dan Steve Rogers, dua orang yang pernah jadi pemimpin Avengers. (Dok. Marvel Studios/Avengers: Endgame)

Avengers pernah terpecah karena masalah perjanjian Sokovia, pecah seperti band, seperti The Beatles.

Namun mereka punya masalah dan konflik yang sama, mengatasi hilangnya setengah populasi karena Thanos.

Tony mencoba berdamai dengan konflik di masa lalu untuk menyelesaikan konflik bersama, dia pun berdamai dengan Steve Rogers.

7. Babak akhir hidupnya dia tidak egois lagi, justru mengorbankan nyawanya untuk orang banyak

captiondok. Marvel Studios

Awal hidupnya, Tony Stark dianggap egois dan lebih mementingkan dirinya sendiri, namun perkembangan karakternya membawa dia ke babak akhir ini.

Tony Stark di babak akhir hidupnya tidak egois lagi, justru dia mengorbankan nyawanya dengan menggunakan Infinity Stones dan menghilangkan Thanos 2014 dengan pasukannya.

Karena mengorbankan dirinya, Tony mati, namun yang lainnya bisa selamat.

Itu dia perkembangan karakter Tony Stark dari egois menjadi pahlawan sejati, bagaimana menurutmu?

Baca Juga: 10 Keputusan Salah yang Dilakukan Tony Stark Alias Iron Man di MCU

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU