Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

Pada WGL APAC Season 2 Finals pada 8-9 April 2017 lalu, Duniaku.net berkesempatan untuk menjajal versi Alpha dari Total War: Arena yang dikembangkan bersama oleh Wargaming dan Creative Assembly.

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

Pada WGL APAC Season 2 Finals pada 8-9 April 2017 lalu, Duniaku.net berkesempatan untuk menjajal versi Alpha dari Total War: Arena yang dikembangkan bersama oleh Wargaming dan Creative Assembly.

[duniaku_baca_juga]

Di sini kamu akan bermain sebagai komandan perang salah satu dari tiga faksi yang tersedia: Romans (Romawi), Greeks (Yunani), dan Barbarians. Game ini berlatar zaman Romawi Kuno, dan jika kamu familier dengan Total War: Rome atau sekuelnya, maka kamu pasti tahu bahwa ketiga faksi ini menjadi yang paling dominan di masa tersebut.

Total War: Arena mencomot gameplay dari battle yang ada di franchise Total War, di sini kamu akan mengendalikan 3 unit pasukan. Bersama tim yang beranggotakan maksimal 10 orang, kamu bertugas untuk mengambil alih markas musuh (dan mempertahankan markas kamu) atau mengeliminasi seluruh pasukan musuh. Berhasil melakukannya, maka kamu dan tim akan menjadi pemenang.

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian! Kiri ke kanan: Vercingetorix, Germanicus, Leonidas, dan Arminius[/caption]

Selain pasukan, kamu juga bisa memilih hero dari masing-masing faksi. Saat ini (versi Alpha) terdapat 4 hero Greek, 3 hero Roman, dan 2 hero Barbarian. Setiap hero memiliki level dan experience sendiri-sendiri dan memiliki level tertentu, tergantung seberapa sering kamu bermain dan menang.

Hero-hero yang terkenal hadir, seperti Raja Leonidas dari Sparta dan Julius Caesar sang raja Romawi. Kamu juga akan melihat seorang hero yang berkostum ala Asterix yang hadir untuk faksi Barbarian, yang tentunya berasal dari bangsa Gaul.

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

Semakin tinggi level seorang hero, maka kamu bisa membuka unit-unit baru yang makin kuat. Yah, mirip lah dengan apa yang ada di World of Tanks dan World of Warship. Setiap hero juga memiliki kemampuan pasif dan aktif, yang cocok untuk jenis unit tertentu (infantry, cavalry, archer, heavy weapon).

Nah, pemilihan hero dan faksi ini akan menentukan cara kamu bermain. Apakah kamu memilih unit-unit bermobilitas cepat dan agresif seperti yang ditawarkan oleh faksi Barbarian, unit-unit yang kuat dan disiplin seperti faksi Roman, atau yang memiliki pertahanan kuat seperti Greek.

Total War: Arena juga tampaknya mengajak kamu untuk melakukan spesialisasi unit tertentu, yaitu pasukan berkuda (cavalry), infantri (infantry), atau misil (missile). Pasalnya, tiap hero juga memiliki peningkatan stats untuk jenis unit tertentu, dan pengembangan level juga naik berdasarkan unit yang kamu pilih.

[duniaku_adsense]

Pengalaman Bermain

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

Sebagai penggemar game-game Total War, tentu saja saya sangat girang bisa menjadi salah satu orang pertama memainkan Total War: Arena. Game ini memang meniadakan gameplay strategic map yang ada di franchise Total War pada umumnya, namun aura Total War masih kental terasa.

Strategi yang biasa dijalankan di game Total War lain tetap relevan di sini. Bedanya, lawanmu adalah pemain lain, yang tentunya lebih menantang. Dengan jumlah tim yang besar, kerja sama dan komunikasi menjadi hal yang sangat penting. Sayang, pada kesempatan tersebut belum ada fitur voice message dan tak banyak yang menggunakan fitur message yang ada (barangkali hanya saya yang mengetik "please support" dan tak ada yang menggubris).

Tetapi, dengan menggunakan strategi dasar ala Total War, kamu tetap bisa bekerja sama dengan pemain lain. Sebagai unit pemanah misalnya, tentu kamu akan tetap berada di belakang pasukan utama dan mengganggu musuh dari jarak jauh. Pasukan berkuda bertugas untuk menyerang lawan dari sisi lemahnya (flanking), menggunakan hutan sebagai tempat persembunyian, dan seterusnya.

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

Sejauh ini pengalaman yang saya rasakan di Total War: Arena cukup untuk membuat saya kembali dan kembali memainkannya di tengah acara WGL APAC Season 2 Finals. Bagi kamu fan karya-karya Creative Assembly dan game strategi, khususnya peperangan, Total War: Arena merupakan game yang wajib ditunggu.

Joey Garcia  dan Tatsiana Martsinouskaya dari Wargaming Alliance mengatakan bahwa saat ini Total War: Arena masih dalam tahap pengembangan dan belum bisa memberikan perkiraan waktu rilis. Ia mengatakan bahwa akan ada perlakuan khusus untuk masing-masing region yang dicakup oleh Wargaming.

Total War: Arena - Ketika Leonidas, Bangsanya Asterix, dan Julius Caesar Bertarung Mati-Matian!

[read_more id="270205"]

"Di sini Wargaming ingin berbagi keahlian kami di bidang free to play dengan Creative Assembly dan Sega yang memiliki sejarah dalam membuat game strategi berkualitas," ujar Joey.

Ditanya tentang bentuk monetisasi apa saja yang akan hadir di Total War: Arena, Joey mengatakan bahwa untuk saat ini mereka belum bisa menentukan apa saja bentuk monetisasi atau in-app purchase yang akan hadir di game tersebut. Walaupun begitu, dari pengalaman saya bermain, sepertinya akan ada unit premium yang bisa kamu beli dan juga mata uang premium.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa menuju situs resmi Total War: Arena ini.

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU