Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

Satu lagi kasus tuntutan yang ditujukan kepada Niantic dan The Pokemon Company karena Pokemon GO muncul. Apa lagi masalah yang ditimbulkan oleh game ini?

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

Pokemon GO telah menjadi salah satu game paling populer yang dimainkan banyak orang diseluruh dunia. Dengan kepopuleran tersebut, tidak heran jika banyak masalah mulai muncul, dan kelihatannya hal ini mulai diluar kendali Niantic. Kita mungkin bisa memaklumi jika ada orang yang merasa terganggu karena banyaknya orang yang mengganggu rumahnya, namun, kali ini ada orang yang ingin menutut karena banyaknya orang yang berkumpul di tempat umum.

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

[read_more id="262622"]

Pasangan yang tinggal di wilayah Detroit baru-baru ini telah membuat surat tuntutan yang ditujukan kepada Nintendo dan Niantic Labs karena mereka merasa sangat terganggu. Menurut kabar dari Detroit Free Press, Scott dan Jayme Dodich merasa kesal karena sebuah taman di dekat rumah mereka dijadikan PokeStop dan seringkali tempat tersebut menimbulkan kemacetan. Tuntutan ini meminta Niantic untuk tidak mendirikan PokeStop di dekat rumah warga tanpa adanya ijin, ditambah lagi pasangan ini bahkan meminta Niantic untuk membagi pendapatan mereka kepada para pemiliki tempat yang dijadikan PokeStop ataupun Gym dalam Pokemon GO.

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

Jika halaman rumahmu dijadikan sebuah PokeStop, maka kita dapat memaklumi jika kamu merasa kesal, namun, taman adalah sebuah tempat umum. Taman Wahby yang ada di dekat rumah pasangan tersebut adalah tempat umum yang dapat digunakan oleh siapapun. Taman tersebut bahkan sudah ada saat pasangan tersebut membeli rumah mereka, jadi tidak heran jika banyak orang menggunakan tempat tersebut untuk berkumpul.

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

[read_more id="262626"]

Kedua pasangan tersebut mengatakan bahwa mereka tidak lagi merasa aman untuk duduk di depan rumah mereka karena banyaknya anak muda yang berkeliaran. Namun, mereka tidak menjelaskan apa yang para pemuda tersebut lakukan sehingga mereka tidak merasa nyaman. Kelihatannya para pemuda tersebut hanya datang untuk bermain di taman tersebut, dan para penduduk sekitar merasa tidak nyaman dengan hal itu.

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

Hal lain yang menarik dari tuntutan tersebut adalah bagaimana pasangan Dodich meminta Niantic membagi penghasilan yang telah mereka dapatkan dari Pokemon GO kepada pemilik properti yang dijadikan PokeStop atau Gym. Jika tempat yang dijadikan PokeStop adalah rumah penduduk, maka hal ini mungkin lebih masuk akal, namun, dalam hal ini mereka membicarakan tentang sebuah tempat umum.

Kacau! Niantic Labs Kembali Dituntut Karena Pokemon GO

[read_more id="261359"]

Munculnya berbagai kasus seperti ini juga sebenarnya sudah dapat ditebak, apalagi jika kita mengingat seberapa besar efek Pokemon GO di seluruh dunia. Di Indonesia bahkan permainan ini sempat menjadi sebuah bahasan khusus dari beberapa acara berita. Walaupun sebelum perilisannya secara resmi game ini mendapat respon yang sangat buruk dari pemerintah, untungnya sejauh ini tidak ada tuntutan apapun yang muncul setelah perilisan Pokemon GO di negara kita.

Apakah menurutmu tuntutan dari pasangan tersebut masuk akal? Atau mereka hanya ingin umpang tenar berkar kesuksesan dari game buatan Niantic Labs tersebut? Jangan lupa untuk memberikan komentar kalian tentang hal ini di bawah yah!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU